banner 728x90

Ketum PWMOI Jusuf Rizal Apresiasi Sikap Tegas Kapolri Sigit Tindak Anggota Pori Terbelit Narkoba

  • Bagikan
HM. Jusuf Rizal, Ketua Umum PWMOI, Presiden LSM LIRA, Ketua Umum FSPTSI-KSPSI
banner 728x90

Jakarta, MitraKepolisian — Sikap Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo yang akan menindak tegas Kapolsek Astana Anyar, Polrestabes Bandung, Kompol Yuni Purwanti Kusuma Dewi yang tertangkap Propam Polda Jabar mengonsumsi narkoba mendapat apresiasi dari organisasi Perkumpulan Wartawan Media Online Indonesia (PWMOI).

Ketua Umum DPP PWMOI HM. Jusuf Rizal mengatakan, sikap tegas Kapolri Sigit ini merupakan angin segar bagi masyarakat dan juga institusi Kepolisian.

banner 728x90

“Dengan sikap tegas Kapolri sekaligus sebagai sinyal bagi semua aparat untuk tidak main-main dengan barang haram Narkoba. Kami PWMOI memberi apresiasi dan hormat,” ungkap Jusuf Rizal di Jakarta, Senin (22/2/2021).

Logo Resmi PWMOI

Jusuf Rizal yang juga Presiden LSM LIRA (Lumbung Informasi Rakyat) menjelaskan, selama ini masyarakat, termasuk Wartawan dan Civil Society Organization (CSO) menduga banyak oknum aparat bermain dalam lingkaran penggunaan dan peredaran Narkoba, namun tidak berani menyampaikan informasi.

Tetapi dengan sikap tegas Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo itu, lanjut Jusuf Rizal, maka wartawan sebagai pilar keempat demokrasi tidak perlu khawatir lagi.

“Saya rasa sikap tegas Kapolri erat kaitannya dengan pesan Presiden Jokowi yang ingin institusi pemerintah termasuk Kepolisian harus melakukan perubahan. Karena itu Presiden Jokowi juga minta kepada masyarakat untuk tajam mengkritisi kinerja pemerintah. PWMOI sebagai mitra Kepolisian akan mendukung,” tegas Jusuf Rizal.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebelumnya menyatakan tidak ada toleransi terkait dengan anggota yang melakukan pelanggaran. Hal ini disampaikan kepada wartawan saat berada di Yogykarta (19/2/21).

“Bagi anggota korps Bhayangkara, yang melakukan pelanggaran, tidak pernah ada toleransi. Jika Kompol Yuni Purwanti bersama jajarannya, apabila memang terbukti bersalah, akan ditindak tegas, bahkan terancam dipidana,” tegas Kapolri

Sebagaimana diberitakan dan viral di medsos, Propam Polda Jawa Barat telah menangkap belasan anggota Polsek Astana Anyar, Jabar karena diduga terlibat dalam kasus penyalahgunaan narkoba.

Kasus ini berawal dari adanya satu anggota, yang terindikasi menyalahgunakan narkoba.
Propam Polda Jabar kemudian melakukan penelusuran hingga akhirnya menemukan keterlibatan anggota lainnya, termasuk keterlibatan Kompol Yuni.

“Kita prihatin makin banyak aparat terlibat penggunaan Narkoba. Ini merupakan tantangan besar buat Kapolri dan jajarannya melakukan pembersihan. Kapolri harus tes Narkoba semua anggota untuk memastikan bersih atau tidak dari Narkoba,” tegas Jusuf Rizal, pria berdarah Madura-Batak yang juga aktivis pekerja buruh, Ketum FSPTSI (Federasi Serikat Pekerja Transport Seluruh Indonesia) itu.

  • Bagikan
banner 728x90