banner 728x90

LSM LIRA Kota Malang Ungkap Dugaan Anggaran Tak Wajar Inspektorat Daerah Kota Malang TA-2019

MALANG, MITRAKEPOLISIAN – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Kota Malang mengendus dugaan ketidakwajaran dalam penggunaan anggaran kegiatan Inspektorat Daerah Kota Malang tahun 2019.

Dugaan anggaran tidak wajar itu pun telah disampaikan langsung oleh LSM LIRA Kota Malang kepada Inspektorat Kota Malang dalam sebuah pertemuan audensi dan dengar pendapat pada Senin (12/4/2021).

Pada kesempatan itu, Walikota LSM LIRA Kota Malang Syarifuddin Nahar didampingi Penasehat Wahyu Widayat dan beberapa Kepala Dinas LSM LIRA diterima langsung oleh Kepala Inspektorat Kota Malang, Abdul Malik dan jajarannya.

Walikota LSM LIRA Kota Malang, Syarifuddin Nahar mengatakan, laporan anggaran terkait beberapa kegiatan Inspektorat Kota Malang 2019 menjadi pertanyaan dan diduga sarat dengan penyelewengan.

“Ada laporan terkait anggaran pemeliharaan dan operasional mobil dinas yang dianggarkan sebesar Rp. 263.770.000 untuk 7 unit dan motor 3 unit dianggap sangat tidak wajar,” kata Syarifuddin.

Selain itu, ia juga mengensus ketidakwajaran dalam laporan kegiatan sosialisasi dan laporan penanganan gratifikasi dengan anggaran sebesar Rp399.186.029 (hampir Rp400 juta) yang menurut penjelasan Inspektorat dipakai untuk pengadaan kaos sejumlah 600 biji dengan harga satuan Rp200 ribu.

Pengadaan kaos tersebut digunakan saat sosialisasi dan kegiatan selama empat hari saat KPK datang ke Kota Malang.

Penasehat LSM LIRA Kota Malang Wahyu Widayat mengatakan, apa yang disampaikan LSM LIRA Kota Malang ini adalah bagian dari fungsi kontrol, dan LSM LIRA Kota Malang sebagai mitra kritis pemerintah dirasa sangat perlu untuk mengkiritik hal-hal yang dirasa tidak wajar dalam pelaksanaan jalannya pemerintahan.

“Di sini kami bukan lawan. Kami adalah mitra kritis pemerintah untuk saling kontrol dan kritik membangun yang positif,” jelas Wahyu.

Menanggapi hal ini, Kepala Inspektorat Kota Malang Abdul Malik mengaki sangat berterima kasih kepada LSM LIRA Kota Malang yang peduli dan kritis terkait laporan anggaran kegiatan Inspektorat pada tahun 2019.

Malik pun berjanji akan memberikan jawaban secara tertulis atas beberapa poin pertanyaan yang diajukan LSM LIRA terkait dugaan penggunaan anggaran tidak wajar tahun 2019.

“Memang anggaran sebesar itu untuk operasional mobil dinas semua, dan kita akan menjawab secara tertulis terkait audensi ini, dan secepatnya akan kita berikan ke LSM LIRA Kota Malang,” kata Malik berjanji.

banner 728x90