banner 728x90

Penanganan Kasus Lambat, Ebeneser: Polri PRESISI Jangan Tebang Pilih

Jakarta (MitraKepolisian) – Semangat PRESISI yang didengungkan oleh Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo adalah bagian dari sikap profesionalisme dalam mencerminkan tugas – tugas aparatur negara khususnya Kepolisian.

Artinya bahwa setiap anggota Kepolisian Republik Indonesia baik dalam bersikap, bertindak maupun berpikir adalah bagian daripada suatu kerangka PRESISI (Prediktif, Responsibilitas dan Transparansi Berkeadilan), sehingga sudah sepatutnya Kepolisian Republik Indonesia bertindak efektif dan efisien dalam memberikan keadilan bagi masyarakat yang mencari keadilan.

“Semangat PRESISI yang diagungkan disambut luas oleh seluruh lapisan masyarakat Indonesia, mengingat begitu tingginya komplain terhadap kinerja Kepolisian Republik Indonesia bahkan apabila ada survei kepuasan masyarakat terhadap kinerja Kepolisian Republik Indonesia, maka kami yakini dibawah rata – rata walaupun sebagian masyarakat enggan memberikan pendapat terkait kinerja Kepolisian,” ujar Ebeneser Ginting, EG & RVH Law Firm dalam catatan yang diterima redaksi LiraNews, Rabu (25/5/2022).

Kata Ebeneser, masih segar dalam ingatan masyarakat Indonesia tentang maraknya investasi bodong yang pada akhirnya disikapi secara tegas oleh Polri dengan cara menindak oknum-oknum pelaku investasi bodong, walaupun pada akhirnya tanpa disadari respon yang dimaksud agak terlambat sehingga menimbulkan korban yang banyak di masyarakat.

“Hal tersebut terbukti dari banyaknya pengaduan masyarakat yang berbondong-bondong membuat laporan ke Kepolisian Republik Indonesia,” ungkapnya. 

Ebeneser menyebut peristiwa tersebut juga yang menimpa kliennya, sehingga pada akhirnya kliennya itu membuat laporan terhadap PT Millenium Investment Boutique pada Polda Metro Jaya yang sebagaimana dalam laporan polisi Nomor : TBL/71/II/2017/Bareskrim tertanggal 2 Februari 2017 di Kamneg Unit I Polda Metro Jaya.

“Tapi hingga saat ini penanganannya sangat lambat dan tidak sebagaimana mestinya sehingga ini menjadi preseden yang buruk bagi wajah Kepolisian Republik Indonesia, khususnya Polda Metro Jaya,” kata Ebeneser.

Selain penanganan yang buruk, berlarut-larut serta bertele-tele, Ebeneser mengatakan pelapor menjadi hilang harapan.

“Sementara dalam kasus yang sama sebagaimana tadi yang telah kami sebutkan sebelumnya terkait banyaknya pengaduan masyarakat diselesaikan dengan baik oleh unit lainnya, sehingga terlihat sebuah ketimpangan dalam menangani perkara,” kata Ebeneser.

Ia pun menilai patut dipertanyakan terkait persamaan SDM pada setiap unit di Polda Metro Jaya.

“Makanya melalui tulisan ini, saya ingin menyampaikan, menyerukan serta meminta agar Bapak Kapolda Metro Jaya secara tegas mengaplikasikan semangat pada Polda Metro Jaya serta menegakkan perkap kepolisian setegak – tegaknya sehingga menindak setiap jajaran Polda Metro Jaya yang lalai menegakkan PRESISI,” tuntas Ebeneser.

banner 728x90