banner 728x90

Jenderal Sigit: Polisi Harus Selektif Mengawal Konvoi Moge dan Mobil Mewah

JAKARTA – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memerintahkan jajarannya untuk lebih selektif dan mengikuti aturan yang berlaku terkait dengan pengawalan kegiatan masyarakat. Hal tersebut merupakan imbas dari maraknya pengawalan yang diberikan dan kerap mendapat protes, serta kegiatan-kegiatan lain yang menjadi perhatian publik.

“Terkait dengan pengawalan saya kira ini sudah diatur dalam peraturan Kakorlantas sehingga tentunya ini tinggal kita laksanakan. Namun di sisi lain terkait dengan pengawalan kegiatan masyarakat ini yang sering banyak mendapatkan protes,” ujar Sigit dalam unggahan di Instagram pribadinya dikutip Jumat (24/3/2023).

“Heboh rombongan motor gede dikawal masuk tol, keluhan sopir truk lihat konvoi mobil mewah yang dikawal, viral sepeda dikawal polisi ambil jalur kanan. Jadi hal-hal ini kemudian menjadi perhatian publik,” ucapnya.

Oleh karenanya, ia meminta kepada jajarannya untuk lebih selektif dalam memberikan pengawalan kegiatan masyarakat.

Selain itu ia juga meminta kepada jajarannya untuk memberikan contoh untuk mengikuti aturan lalu lintas yang berlaku apabila memang tidak ada yang mendesak dalam pengawalan yang diberikan, seperti saat lampu merah berhenti dan lampu hijau baru jalan.

“Tolong yang begini-begini rekan-rekan lebih selektif dan kemudian apabila memang tidak terlalu mendesak ikuti aturannya. Saat lampu merah berhenti, lampu hijau baru jalan, jadi kita kawal itu untuk ketertiban rombongan bukan kemudian memberikan dia prioritas-prioritas boleh melanggar,” kata Sigit.

Sigit memaparkan jika pengawalan yang perlu diprioritaskan seperti mobil ambulans yang membutuhkan pertolongan atau kendaraan yang dalam keadaan darurat lainnya.

“Kita mulai ajarkan untuk hal-hal yang tertib sehingga kemudian ini tidak menimbulkan kecemburuan dan akhirnya masyarakat keberatan. Karena memang hal-hal seperti ini kemudian dirasakan sangat mengganggu di masyarakat,” papar Sigit.

“Tolong yang seperti ini rekan-rekan bisa lebih selektif, memahami, apalagi pada saat situasi macet sehingga kemudian semua pengguna jalan betul-betul merasakan bahwa ada norma-norma yang harus kita jaga,” tandasnya.

Mau punya Media Online sendiri?
Tapi gak tau cara buatnya?
Humm, tenang , ada Ar Media Kreatif , 
Jasa pembuatan website berita (media online)
Sejak tahun 2018, sudah ratusan Media Online 
yang dibuat tersebar diberbagai daerah seluruh Indonesia.
Info dan Konsultasi - Kontak 
@Website ini adalah klien Ar Media Kreatif disupport 
dan didukung penuh oleh Ar Media Kreatif
banner 728x90