banner 728x90

Sudah Lima Hari Hilang, Seorang Nelayan di Buton Masih Dicari Basarnas

KENDARI – Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kendari bersama personel dari BPBD Buton Selatan (Busel) dan Polsek Batu Atas melakukan pencarian seorang nelayan, La Ami (35), yang dilaporkan hilang saat melaut di perairan daerah tersebut.

Pelaksana Tugas Kepala Basarnas Kendari, Rudi, mengatakan operasi pencarian terhadap korban yang merupakan warga Desa Lamaninggara, Kecamatan Siompu Barat, Buton Selatan, sudah memasuki hari kelima.


“Pada pencarian hari kelima ini Tim SAR gabungan melibatkan unsur dari Pos SAR Baubau dibantu BPBD Buton Selatan, Polsek Batu, dan keluarga korban,” kata Rudi di Kendari pada Jumat (24/3/2023)

Dia menyampaikan operasi SAR hari kelima dimulai pukul 06.30 WITA, dilakukan dengan membagi dua tim. Untuk Tim 1 dengan menggunakan perahu karet melakukan pencarian di sebelah barat lokasi terakhir korban dilaporkan hilang dengan luas wilayah penyisiran 75 mil laut persegi.

Selanjutnya Tim 2 dengan menggunakan perahu panjang melakukan pencarian di sebelah timur lokasi terakhir korban dilaporkan hilang dengan luas wilayah 75 mil laut persegi.

Dia menyebut cuaca dalam kondisi cerah berawan saat operasi pencarian dan tinggi gelombang 0 sampai 0,5 meter. Pencarian dilakukan dengan menggunakan satu unit perahu karet dan lima unit perahu panjang.

Rudi menerangkan korban dilaporkan keluar melaut di perairan Batu Atas, Kabupaten Buton Selatan, sejak Sabtu (18/3) sekitar pukul 04.00 WITA. Namun, korban tak kunjung kembali, padahal kebiasaan korban kembali dari melaut sekitar pukul 16.00 WITA.

Selanjutnya pada Senin (20/3) sekitar pukul 12.10 WITA, salah seorang nelayan menemukan perahu milik korban sekitar 30 mil laut dari Desa Lamaninggara. Perahu korban ditemukan oleh seorang nelayan di daerah tersebut dalam kondisi terombang ambing.

Pihaknya mendapat laporan hilangnya korban pada Senin (20/3) malam sekitar pukul 19.57 WITA dari seorang warga Siompu bernama Yamin.

“Perahu korban ditemukan tanpa awak dan di atas perahu panjang dengan ikan hasil tangkapan sudah membusuk. Pencarian telah dilakukan oleh pihak keluarga korban, namun hingga informasi ini diterima hasil masih nihil,” tandas Rudi.

Mau punya Media Online sendiri?
Tapi gak tau cara buatnya?
Humm, tenang , ada Ar Media Kreatif , 
Jasa pembuatan website berita (media online)
Sejak tahun 2018, sudah ratusan Media Online 
yang dibuat tersebar diberbagai daerah seluruh Indonesia.
Info dan Konsultasi - Kontak 
@Website ini adalah klien Ar Media Kreatif disupport 
dan didukung penuh oleh Ar Media Kreatif
banner 728x90