banner 728x90
Berita  

Dinilai Ugal-ugalan Investasi, BPJS Ketenagakerjaan Berpotensi Timbulkan Kerugian

Lemahnya kinerja BPJS Ketenagakerjaan tergambar dari temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang menyebutkan pembelian saham sangat lemah, sehingga BPJS Ketenagakerjaan kehilangan kesempatan untuk memperoleh hasil pengembangan dana secara optimal.


BPK menemukan penempatan investasi saham dilakukan Direksi di perusahaan yang kurang menguntungkan. Akibatnya tidak sekedar kehilangan potensi pengembangan dana secara optimal, tapi berpotensi menanggung kerugian.

Misalnya investasi saham BPJS Ketenagakerjaan di perusahaan SIMP saham grup Salim/swasta, KRAS (Krakatau steel/BUMN), GIAA (Garuda Indonesia), AALI (grup Astra/swasta), LSIP grup Salim/swasta, ITMG swasta, dll.

Tidak profesionalnya Direksi maupun Dewas BPJS Ketenagakerjaan juga tergambar dari dugaan tindak pidana korupsi dana investasi senilai Rp43 triliun yang kini kasusnya “mandek” di gedung Bundar Kejaksaan Agung.

Kinerja Direksi maupun Dewas BPJS Ketenagakerjaan tersebut akan dikuliti dalam diskusi publik yang akan digelar Ombudsman melalui Viltual Zoom dengan Topik “Apa Kabar Investasi Saham BPJS Ketenagakerjaan” pada 22 Juli 2021, Pukul 13.00 WIB-selesai.

Adapun sebagai Narasumber antara lain, Hery Susanto (ORI), Achsanul Qosasi (BPK RI), Felly S Runtuwene (Ketua Komisi IX DPR RI), Anggoro Eko Cahyo (Dirut BPJS Ketenagakerjaan), Poempida Hidayatulloh (Mantan Dewas BPJS Ketenagakerjaan).

HM. Jusuf Rizal

Penggiat anti korupsi dan juga aktivis pekerja dan buruh, HM. Jusuf Rizal ketika diminta komentarnya tentang diskusi tersebut mengatakan, aksi buka-bukaan harus dilakukan agar ada kontrol terhadap pengelolaan dana para pekerja dan buruh di BPJS Ketenagakerjaan yang nilainya bisa mencapai Rp600 triliun

“Jangan sampai Direksi ugal-ugalan mengelola dana raksasa itu, tapi pengawasan Dewasnya lemah. Jika itu terjadi lama-lama BPJS Ketenagakerjaan bisa collaps karena miss management,” tegas Jusuf Rizal yang juga Ketua Presidium Relawan Jokowi-KH.Ma’ruf Amin, The President Center itu.

Mau punya Media Online sendiri?
Tapi gak tau cara buatnya?
Humm, tenang , ada Ar Media Kreatif , 
Jasa pembuatan website berita (media online)
Sejak tahun 2018, sudah ratusan Media Online 
yang dibuat tersebar diberbagai daerah seluruh Indonesia.
Info dan Konsultasi - Kontak 
@Website ini adalah klien Ar Media Kreatif disupport 
dan didukung penuh oleh Ar Media Kreatif
banner 728x90